• August 8, 2022

SPI sangat meminta sikap adil

SPI sangat meminta sikap adil

SPI

Akhirnya, berbagai kasus dugaan pelecehan seksual mengemuka di media massa, menarik perhatian publik. Demikian pula kasus serupa diduga terjadi di SMA Yayasan Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Batu, Jawa Timur.

Dalam perkara ini, terdakwa JE yang merupakan ketua Yayasan Sekolah (SPI) didakwa melakukan pencabulan terhadap seorang siswa yang pernah bersekolah dan tinggal di asrama sekolah. Namun, ada yang aneh: laporan polisi dibuat oleh pelapor 12 tahun setelah dugaan kejadian.

Salah satu hal yang menarik perhatian publik tinggi atas kasus ini adalah pernyataan dari LSM perlindungan anak yang menyebutkan jumlah korban dalam kasus tersebut sekitar dua ratus orang. Sayangnya, klaim ini tidak pernah terbukti secara hukum.

Satu-satunya orang yang muncul sebagai penggugat adalah pelapor yang memuat SDS. Lainnya ada di tempat lain. Sayangnya, berbagai mitos “horor” tentang SPI tidak pernah diusut secara serius oleh media dan publik.

Media tampaknya lebih tertarik dengan tarian kendang para siswa, guru, dan pengurus SMA SPI yang menderita. Reputasinya sebagai sekolah yang penuh dengan prestasi membanggakan – tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di dunia internasional – kini seperti hancur berkeping-keping oleh segudang pesan yang masih berbau “tudingan”, “tuduhan” dan “katanya”. betapa jahatnya.

Proses akhirnya mengungkap kasus JE itu sendiri terlalu dramatis. Pada suatu saat dalam proses pengadilan, seorang pengusaha negara yang tidak berurusan dengan masalah pendidikan – hanya kebetulan menjadi pengurus organisasi massa keagamaan besar – muncul untuk berbicara dan memeluk saksi korban.

Kedatangannya tentu menimbulkan pertanyaan, apa latar belakang keterlibatannya dalam kasus tersebut? Sebab, dalam organisasi keagamaan ini, ia adalah pengelola kebudayaan dan penghidupan masyarakat (seharusnya lebih erat kaitannya dengan pengentasan kemiskinan).

Lagi pula, ada orang lain di organisasi ini yang bertanggung jawab atas pendidikan dan bantuan hukum.

Jika bisnisnya tentang budaya dan kesejahteraan masyarakat, kunjungannya ke Malang dan Batu harus menjadi prioritas untuk meninjau SMA SPI, mengingat SPI sebenarnya adalah visi untuk melestarikan keanekaragaman Indonesia, mengasah kreativitas budaya, dan menenun unsur nusantara dan mustard mempercantik. ‘afin.

 

Semua siswa yang berpartisipasi dalam SPI gratis.

Mereka adalah anak yatim piatu terpilih dari seluruh Indonesia.

Semua provinsi di seluruh negeri terwakili. Siswa diajarkan untuk bertoleransi dan bertoleransi dalam ikatan yang kuat, dengan tetap memperdalam ajaran agamanya masing-masing. Ada lima tempat ibadah dari berbagai agama, dan ruang sholat juga memiliki doa setelah sholat berjamaah.

Saya yakin banyak orang yang tidak mengetahui bahwa SMA SPI sejak didirikan sekitar lima belas tahun yang lalu dipimpin oleh sepasang kepala sekolah dan kepala sekolah dari asrama SPI, yang merupakan kader asli Nahdlatul Ulama dan anggota majelis dzikrul ghofilin.

Meski sebelumnya pernah bekerja di SPI, kedua mantan aktivis PMII, kampus Universitas Negeri Malang itu, tetap memberikan pendidikan agama di komunitasnya.

Keduanya mengelola Madrasah Tsanawiyah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU.

SMA SPI pasti merugikan bukan hanya siswanya, tetapi juga para pendidik yang selama ini mengabdi di sekolah tersebut, dengan “menghukum” ratusan siswa yang menjadi korban pelecehan seksual tanpa bukti yang sah.

Sayangnya, narasi tidak bertanggung jawab yang dibawakan oleh para “spoiler” ini berhasil mempengaruhi beberapa media arus utama dan publik, termasuk beberapa warga nahdliyyin di Malang Raya.

Suzana Teten Masduki dari Dekranas Funding Sector mengatakan kampanye yang berlangsung pada 21-24 Juli 2022 ini bertujuan untuk mengembangkan produk berkualitas dari Labuan Bajo yang menjadi salah satu dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia.

“Kampanye ini terdiri dari rangkaian kegiatan kolaboratif bertema Craft Stories, bertujuan untuk membina para pelaku usaha khususnya pengembangan produk kerajinan berkualitas khas Labuan Bajo,” kata Susannah di acara Craft Stories, Empowering Artisans di Labuan Bajo, Sabtu 23 Juli 2022, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Lebih lanjut Susannah menegaskan, Indonesia patut berbangga dengan perannya dalam kepresidenan G20 pada 2022.

Namun, yang lebih membanggakan adalah semangat UKM, menyambut dan berpartisipasi dalam acara ini.

“Saya pernah melihat UMKM yang utamanya memproduksi kerajinan untuk barang G20, dan kualitasnya bagus,” kata Suzanne.

Center for Digital Society (CfDS) bekerjasama dengan Meta, Kominfo dan APJII menyelenggarakan acara bertajuk Meta Bacarita Local Products: Empowered MSMEs for Indonesia sebagai salah satu rangkaian acara dalam agenda Digital Economy Working Group (DEWG) G20 ).

Dengan kualitas tersebut, Suzana yakin permintaan kerajinan Indonesia tidak akan berhenti sampai di situ.

Tapi juga bersiaplah untuk pemulihan ekonomi wisatawan yang kembali ke Labuan Bajo.

“Makanya kami memilih tema Craft Stories tahun ini.

Meski sudah berkembang pesat, masih ada beberapa hal yang perlu terus kami tingkatkan agar pengembangannya layak ekspor dan menjadi unggulan Labuan Bajo dan NTT. tulang punggung perekonomian secara keseluruhan,” katanya.

“Bagi G20, tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas produksi, pengelolaan dan akses pendanaan bagi UMKM kerajinan khususnya di Labuan Bajo dan NTT pada umumnya.

craftmanship sudah cukup untuk mengguncang dunia,” tambah Suzana.

Sementara itu, Eddie Satria, Deputi Direktur Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, menambahkan acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas koperasi dan UKM di bidang produksi, pemasaran, pembiayaan, dan pengelolaan usaha.

Dinas kerajinan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Rangkaian kegiatan ini meliputi: bimbingan teknis pembinaan koperasi, pembinaan koperasi kelompok usaha produktif masyarakat, pelatihan kejuruan bagi usaha kecil dan mikro pariwisata, bimbingan peningkatan kualitas produk usaha kecil dan mikro di kawasan/cluster wisata, sosialisasi KUR dan open desktop.

bantuan penerbitan. Legalitas usaha berupa Nomor Induk Usaha (NIB).

Selain itu, kegiatan lainnya meliputi desain karir dan pelatihan merek produk bersama untuk UKM, bimbingan teknis kewirausahaan pendukung pariwisata daerah, promosi pencocokan keuangan wirausahawan, promosi literasi digital keuangan, bimbingan teknis pelaporan keuangan terpadu SIDT-KUMKM, pengembangan produk lokal unggulan kolaboratif dan memulai -up lokakarya untuk pengembangan produk unggulan regional.

Eddy mengatakan, serah terima secara simbolis renstra Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah yaitu penyerahan token Kredit Usaha Rakyat dan penyerahan token Pinjaman LPDB-KUMMM melalui KSP KOPDIT Suka Damai.

“Untuk mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi superprioritas, diperlukan sinergi dari semua pihak dalam rangka pengembangan produk kreatif dan kekuatan daerah termasuk kerajinan tangan. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Eddy.