• August 8, 2022

Khutbah Idul Adha singkat dan lengkap ada disini!

Khutbah Idul Adha singkat dan lengkap ada disini!

Khutbah idul adha

Di bawah ini Anda dapat melihat teks khutbah Idul Adha 2022 yang singkat dan padat.

Naskah khutbahi idul adha ini juga bisa Anda terbitkan pada 10 Juli 2022 atau Idul Adha 2022 pada 10 Dzulhijjah 1443 Hijriah.

Teks khutbah Idul Adha di bawah ini sangat singkat dan mengandung tema perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

Teks khutbah Idul Adha bertema Kurban hanya dalam 10 menit.

Dalam khutbah Idul Adha 2022 ini, khutbah pertama dan kedua ditulis dalam bahasa latin.

 

khotbah pertama

Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Valerie Hamed.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala aali Muhammad.

Ayyuhan naas, ittaqullaha haqqa tuqootih.

Innaa a’thainaakal-kautsar, fashollii li robbika wanhar, innaa syaaniaka huwal abtar.

Jama’ah rahimani wa rahmatakumullah, jama’ah, mereka selalu diberkati dan diberkati oleh Allah.

Mengenai Gurban, diketahui bahwa penyembahan ini berasal dari kisah Nabi Ibrahim ketika hendak menyembelih putranya Ismail. Kisah ini dapat dipelajari lebih lanjut dalam Surah As-Saffat Bagian 99-111.

Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail ‘alaihis Salam,

لَمَّا لَغَ السَّعْيَ الَ اءَ انْظُرْ اا الَ افْعَلْ اِنْ ا الَِّهُ الصَّاب

Maka ketika anak itu tiba (dalam mampu) untuk mencoba dengan Ibrahim, Ibrahim berkata, ‘Wahai anakku, aku benar-benar melihat dalam mimpi bahwa aku sedang menyembelihmu. Lalu pikirkan bagaimana menurutmu? Dia menjawab, “Wahai ayahku, lakukan apa yang kamu perintahkan, semoga kamu tidak menemukan aku di antara orang-orang yang sabar.” (Surat As-Saffat: 102).

Ketika Ismail seusia Gurlam, dia seusia saya, usia di mana anak-anak bisa bekerja. Khutbah Idul Adha

Di usia itu, Ibrahim sangat mencintainya sehingga Nabi Ibrahim merasa anaknya benar-benar bisa membawa banyak manfaat. Ketika anaknya seperti itu, Ibrahim mendapat ujian yang berat.

Lihatlah, Ismail sangat patuh ketika mendengar mimpi ayahnya untuk membunuhnya. Dia juga mengatakan dia bisa bersabar dan mendorong ayahnya untuk bersabar juga.

Ini adalah contoh yang harus kita contoh, yaitu ketaatan, kesabaran dan kepercayaan kepada Allah. Semoga kita memiliki istri dan anak yang taat kepada Allah, sabar dan benar-benar beriman kepada-Nya, dan agar kita menjadi orang-orang seperti itu.

Kemudian dalam lanjutan ayat ini, لَمَّا لَمَا لَّهُ لِلْجَبِينِ

“Ketika mereka berdua menyerah dan Ibrahim meletakkan putranya di pelipisnya, (keduanya menunjukkan kesabaran).” (Surat Safat: 103)

ااهُ اهِيمُ

“Kami memanggilnya ‘Hai Ibrahim’. (Surat As-Saffat: 104).

الا الِكَ ال

“Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu, sesungguhnya Kami memberi balasan kepada orang-orang yang mengerjakan amal saleh.” (QS. As-Saffat: 105).

ال الْبَلَاءُ ال

“Sesungguhnya itu adalah ujian yang sesungguhnya.” (Surat Safat: 106)

Dengan sikap ini, Nabi Ibrahim “damai dan berkah Allah besertanya” dipuji,

لِكَ الْمُحْسِنِينَ

“Maka Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. As-Saffat: 110). Ibrahim termasuk orang yang berbuat baik (berbuat baik) dalam beribadah, bergaul dengan baik dengan orang lain, ia menemukan jalan keluar
Dia mengalami kesulitan dan mendapat imbalan yang baik.

Kemudian nyatakan,

اا الْمُؤْمِنِينَ

“Dia adalah milik orang-orang beriman kami.” (QS. As-Saffat: 111).

Pelajaran dari kisah pengorbanan Ibrahim oleh Nabi Ibrahim adalah bahwa seseorang menaati perintah Allah. Nabi Ibrahim tidak keberatan dengan wahyu, dia sangat taat kepada wahyu. Kecintaan Nabi Ibrahim kepada Allah lebih diutamakan daripada cintanya kepada anak-anak.

Sudah menjadi fitrah seorang anak yang shaleh untuk mentaati orang tuanya, sebagaimana Ismail mentaati ayahnya Ibrahim.

Kesabaran dibalik kesulitan pasti akan membawa kemudahan. Termasuk saat ini, kita bersabar tanpa batas selama pandemi.
Semoga ini menjadi pelajaran yang bermanfaat. Aquulu qoouli hadza, wastaghfirullaha lii, innahu huwas samii’ul ‘aliim.

khotbah kedua
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar. Valerie Hamed.

Alhamdulillahi Robbil ‘aalamiin.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala aali Muhammad.

Wal ‘ashr, Innal insaana lafii khusr, illalladziina aamanuu wa ‘amilush sholihaati wa tawaa-show bil haqqi wa ta-waashow bish shobr.

Ayyuhan naas, ittaqullaha haqqa tuqootih.

Allahummaghfir lil muslimiina wal muslimaat, wal mu’miniina wal mu’minaat, al-ahyaa’ minhum wal amwaat.

Robbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirooti hasanah wa qinaa ‘adzaban naar.

Bi rohmatika, arhamar rohimiin.

Taqobbalallahu minna wa minkum.

Wassalaamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Itulah teks khutbah Idul Adha singkat: Ketaatan Ibrahim kepada Allah.

mungkin berguna.